Resign

“Gw mau resign ah akhir tahun ini, cukup kayaknya kerja sama orang. Pengen nyoba bisnis sendiri…”

 Itu adalah obrolan yang sering banget saya denger dari teman-teman saya. Terutama menjelang tahun baru kaya sekarang. Kata resign ini seakan naik daun dan jadi trending topik mendekati tahun baru. Iya, tahun baru tuh memang selalu dijadikan momentum untuk melakukan sesuatu hal baru dan jadi patokan apakah kita akan mulai dengan usaha baru atau tetep bertahan dengan pekerjaan sekarang yang rasanya makin hari makin menambah beban di pundak.

Ga cuma temen-temen saya aja sih yang suka ngeluh gitu. Saya pun sebenarnya melakukan hal yang sama. Pusing-ngeluh-ngomel- tapi ujung-ujungnya tetep dikerjain juga. Sebenernya berusaha banget buat ga ngeluh soal kerjaan, karena kan katanya lebih baik pusing banyak kerjaan, daripada pusing ga ada kerjaan.  Bener juga sih.  Meski mencoba menerima realita, tapi kadang ga tahan juga buat nyampah 😀 dan kalo diperhatiin, keluhannya juga akan sama dan cenderung itu-itu terus sih, terutama karena ga sesuai keinginan kita.  Misalnya bosnya rese, kliennya pelit, klien rese, bos pelit *repeat truss 😀

Kemudian saya diingetin sahabat saya, dia bilang  sebenernya tujuan kita bekerja itu adalah bersyukur. Bersyukur sama semua kemampuan yang diberikan Tuhan sama kita, bersyukur sama semua ide yang muncul tiba-tiba di otak kita, bersyukur bisa mencurahkan segala pikiran kita dalam pekerjaan,  bersyukur bisa mengaktualisasikan diri dan bermanfaat buat orang. Gitu..

Walaupun ga sedikit juga yang mengira bahwa ide atau skill itu muncul karena kepintaran kita sendiri. Ya enggalah, semuanya kan dari Tuhan yang  numpang lewat melalui kita. Trus karena dikiranya itu hasil pikiran kita sendiri, jadilah suka ngerasa ‘paling’. Biasanya kalo perasaan ‘paling’ itu udah mulai muncul, trus tiba-tiba blaaast…mentok ga bisa mikir kemudian jadi rudet.

Kenapa coba kaya gitu? Ya karena lupa bersyukur tadi. Jadinya rasanya ribet dan kusut tiada akhir. Nah kalo kita lupa buat bersyukur, artinya kita itu gagal dalam bekerja. Ya emang sih, manusia memang diciptakan dengan banyak keinginan, jadi seringnya kita mematok segala sesuatunya dengan ideal. Maka kalo hasil kerjanya ga seperti ekspektasi kita, maka kita pun jadi kecewa sama diri sendiri. Karena dengan ekspektasi ini sebenarnya kita mengatur Tuhan. Trus akibatnya ya jadi stress sendiri. Padahal kalo paham, pekerjaan manusia itu berhubungan dengan ketidaksempurnaan, karena manusia kan emang ga ada yang sempurna.  Nah jadi buat orang-orang yang ngerasa perfeksionis, mending dikurang-kurangin deh kadarnya:D Ya gimana atuh, kitanya aja diciptakan ga sempurna, tapi hasil kerjanya harus sempurna. Puyeng atuh sis!

Tapi kalo ga pengen puyeng,  inget aja bahwa apapun hasilnya, pada hakikatnya itu semua ide dan pemikiran itu adalah pemberian Dia, makanya harus dipuji dengan bersyukur tadi.  Karena yang sebenarnya terjadi adalah Dia-lah yang membuat kamu tampak luar biasa dan punya ide-ide hebat.

Jadi keterlaluan kan kalo ga pinter mengucap terima kasih sama Tuhan, malah ngedumel dan ngeluh setiap saat soal kerjaannya. Termasuk kalo dapet email yang merusak mood, seperti yang saya terima pagi ini. Karena saya udah berniat ga mau ngeluh lagi soal kerjaan, jadi  sesaat sesudah baca email yang bikin kepala migren itu, saya coba tarik nafas sedalam-dalamnya sambil memejamkan mata, dan ingat kata-kata sahabat saya tadi, bahwa goals  bekerja itu adalah ber-syu-kur.

*klik delete

*kemudian klik empty trash

Beres kan? Syukur alhamdulillah.

😀

*pic from pexels.com

2 thoughts on “Resign

  1. Mensyukuri apa yang ada, bukan berarti menerima pasrah keadaan yang tidak menyenangkan. Berjuang pantang menyerah, bukan berarti meninggalkan apa yang sudah dijalankan.

    Tetap di tengah-tengah, tidak pasrah dan juga tidak impulsif. Lakukan segalanya dalam batas kewajaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s